mari merenda untuk hari ini saja,
karena masa lalu terlalu busuk untuk diingat, dengan bau yang menyegat
dan masa depan masih buram, tiada cahaya dan muram
hari ini, kau membuatku kesal dengan tuduhanmu
dan kau tidak peduli apakah hatiku kesal dan tersinggung
aku dibilang ngambek..
ohh no..
bedakan antara ngambek dan tersinggung
karena ngambek itu punya orang berpikiran cupet
sedangkan tersinggung itu menyangkut harga diri yang diusik, kondite yang diragukan,
dan asal menuduh saja..
tapi sayang sungguh sayang,
mana peduli kau kalau aku tersinggung,
hanya tukang sapu jalanan kok mau tersinggung oleh presiden
baiklah, tanpa tukang sapu ini, kau pun tak hendak mengotori tanganmu
mengangkut sampah-sampah tiap pagi kan?
walaupun kadang mulutmu lebih busuk dari bau sampah-sampah itu..
busuk oleh janji, busuk oleh pengingkaran, dan busuk oleh kesombongan
well, itu hanya cerita hari ini saja,
semoga besok ceritanya sudah berganti lebih heroik lagi..
asal jangan ditambah adegan banting-bantingan atau lempar-lemparan saja
kau adalah lorong waktu yang tidak pernah pasti dan semaunya
dan aku adalah jarum jam yang selalu berdetik tepat sama setiap hari
kalau aku mogok berdetik, apakah waktu itu jadi tiada?
nggak juga…
jadi, kuharap kau baik-baik saja di sana
dan aku diam-diam saja di sini, menonton tingkah polahmu
sehingga tiba suatu masa, kau akan mengerti
arti gerakan sebuah jarum jam di setiap harinya
yang mau tak mau harus kau ikuti..
(dari postingan notes di fb)